Postingan

Fajar Baru IAIN Bone: Prof. Lukman Arake dan Ikhtiar "Ekoteologi" Menuju Kampus Berintegritas

Gambar
Fajar Baru IAIN Bone: Prof. Lukman Arake dan Ikhtiar "Ekoteologi" Menuju Kampus Berintegritas WATAMPONE – Sebuah langkah transformatif baru saja diletakkan di bumi Arung Palakka. Direktur Pascasarjana IAIN Bone, Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A. , secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor IAIN Bone periode 2026-2030 pada Kamis (15/1/2026). Kedatangannya di Gedung Rektorat bukan sekadar menyerahkan berkas administrasi, melainkan membawa visi besar yang menyatukan nafas spiritualitas dan kelestarian alam: Ekoteologi di Kampus Hijau IAIN Bone. Ekoteologi: Saat Iman Bertemu Lingkungan Di tengah hiruk pikuk kontestasi pimpinan perguruan tinggi, Prof. Lukman Arake tampil beda. Beliau mengusung konsep Ekoteologi sebagai distingsi utama arah masa depan IAIN Bone. Konsep ini memadukan pemahaman agama (teologi) dengan kepedulian lingkungan (ekologi). "Distingsinya adalah berbasis ekoteologi jadi asas kebermanfaatan," tegas Guru Besar Ilmu Fikih dan Siyasa...

Pappaseng Pengabdian dan Kepemimpinan

Gambar
Belum genap dua tahun pengabdian di lingkungan pesantren, namun beragam aktivitas dan dinamika telah menjadi pengalaman hidup yang sangat berharga. Pendalaman kepemimpinan, penguatan public speaking, pelayanan publik bagi santri dan masyarakat, hingga program pengembangan diri, semuanya menjadi ruang pembelajaran yang membentuk karakter dan kepekaan. Amanah demi amanah terus mengalir, berlanjut pada pengabdian tridarma perguruan tinggi di berbagai kampus Islam. Pada titik ini terngiang pappaseng Anregurutta’: “Patterumoi karirta, nak lettukki matu mancaji profesor; de’pa gaga urancang de’na berhasil.” Pesan tersebut menjadi komitmen untuk terus mengabdi melalui membaca, menulis, meneliti, dan memublikasikan karya ilmiah, dengan harapan selalu berada dalam tuntunan para guru. Pengabdian juga menghadirkan pelajaran penting tentang kepemimpinan. Setiap manusia adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah yang dipikulnya. Karena itu, kepemimpinan menuntut kelayakan, int...

PEMIMPIN ZAMAN NOW ITU BERFIKIR LOKAL BERTINDAK GLOBAL

Gambar
Mencari Pemimpin yang Berpikir Lokal, Bertindak Global #PEMIMPIN ZAMAN NOW ITU BERFIKIR LOKAL BERTINDAK GLOBAL_Di era modern yang penuh perubahan cepat, masyarakat tidak hanya membutuhkan pemimpin yang cerdas, tetapi juga pemimpin yang mampu menyeimbangkan kearifan lokal dengan tantangan global. Pepatah bijak mengatakan, "Siapa yang tidak mengenal akar, akan rapuh dihembus angin." Inilah gambaran bahwa seorang pemimpin sejati harus memahami nilai, budaya, serta kebutuhan masyarakatnya sebelum melangkah lebih jauh ke pentas dunia. Akar Kekuatan dari Berpikir Lokal Pemimpin yang baik lahir dari pemahaman mendalam tentang lingkungan dan masyarakatnya. Ia mengenal tradisi, kearifan lokal, serta aspirasi rakyat kecil. Dengan berpikir lokal, seorang pemimpin mampu merumuskan kebijakan yang membumi, sesuai kebutuhan, dan dekat dengan denyut nadi masyarakat. Berpikir lokal berarti menjaga identitas, menghargai budaya, dan tidak tercerabut dari nilai luhur bangsa. Pemimpin yang ...